FAKTA UNIK DISEKITAR KITA :

Hah!? Bani israel masih keturunan suku Jawa?!?!?

Yang jelas Bani Israel itu masih keturunan Suku Jawa, buktinya
ibukota Israel pake nama : Java Tel Aviv, Mahkota Rabbi Yahudi yang
menjadi imam Sinagog pake gambar Rumah Joglo Jawa. Yang
disebut Jawa adalah seluruh Etnik Nusantara yang dulunya penghuni
Benua Atlantis sebelum dikirim banjir besar oleh Allah SWT, setelah
banjir besar benua ini pecah menjadi 17.000 pulau yang sekarang
disebut Indonesia, hanya beberapa etnik yang masih tersisa,
selebihnya menjadi cikal bakal bangsa2 dunia antara lain bangsa
India, Cina ( termasuk Jepang ), Eropa, Israel, Arab, dan Indian
( silahkan baca hasil penelitian Prof. Santos selama 30 tahun tentang
Benua Atlantis terbitan Gramedia ). Dalam bahasa Jawi Kuno, arti
jawa adalah moral atau akhlaq, maka dalam percakapan sehari-hari
apabila dikatakan seseorang dikatakan : "ora jowo" berarti "tidak
punya akhlaq atau tidak punya sopan santun", sebutan jawa ini sejak
dulunya dipakai untuk menyebut keseluruhan wilayah nusantara,
penyebutan etnik2 sebagaimana berlaku saat ini adalah hasil taktik
politik de vide et impera para penjajah. Sejak zaman Benua Atlantis,
Jawa memang menjadi pusat peradaban karena dari bukti2 fosil
manusia purba di seluruh dunia sebanyak 6 jenis fosil, 4 diantaranya
ditemukan di Jawa. Menurut "mitologi jawa" yang telah menjadi
cerita turun temurun, bahwa asal usul bangsa Jawa adalah
keturunan BRAHMA DAN DEWI SARASWATI dimana salah satu
keturunannya yang sangat terkenal dikalangan Guru Hindustan
(India) dan Guru Budha (Cina) adalah Bethara Guru Janabadra yang
mengajarkan "ILMU KEJAWEN". Sejatinya "Ilmu Kejawen" adalah
"Ilmu Akhlaq" yang diajarkan Nabi Ibrahim AS yang disebut dalam
Alqur'an "Millatu Ibrahim" dan disempurnakan oleh Nabi Muhammad
SAW dalam wujud Alqur'an dengan "BAHASA ASLI (ARAB)",
dengan pernyataannya "tidaklah aku diutus, kecuali
menyempurnakan akhlaq". Dalam buku kisah perjalanan Guru
Hindustan di India maupun Guru Budha di Cina, mereka menyatakan
sama2 belajar "Ilmu Kejawen" kepada Guru Janabadra dan
mengembangkan "Ilmu Kejawen" ini dengan nama sesuai dengan
asal mereka masing2, di India mereka namakan "Ajaran Hindu", di
Cina mereka namakan "Ajaran Budha". Dalam sebuah riset terhadap
kitab suci Hindu, Budha dan Alqur'an, ternyata tokoh BRAHMA
sebenarnya adalah NABI IBRAHIM, sedang DEWI SARASWATI
adalah DEWI SARAH yang menurunkan bangsa2 selain ARAB. Bukti
lain bahwa Ajaran Budha berasal dari Jawa adalah adanya prasasti
yang ditemukan di Candi2 Budha di Thailand maupun Kamboja yang
menyatakan bahwa candi2 tsb dibangun dengan mendatangkan
arsitek dan tukang2 dari Jawa, karena memang waktu itu orang Jawa
dikenal sebagai bangsa tukang yang telah berhasil membangun
"CANDI BOROBUDUR" sebagai salah satu keajaiban dunia. Ternyata
berdasarkan hasil riset Lembaga Studi Islam dan Kepurbakalaan
yang dipimpin oleh KH. Fahmi Basya, dosen Matematika Islam UIN
Syarif Hidayatullah, bahwa sebenarnya "CANDI BOROBUDUR" adalah
bangunan yang dibangun oleh "TENTARA NABI SULAIMAN"
termasuk didalamnya dari kalangan bangsa Jin dan Setan yang
disebut dalam Alqur'an sebagai "ARSY RATU SABA", sejatinya
PRINCE OF SABA atau "RATU BALQIS" adalah "RATU BOKO" yang
sangat terkenal dikalangan masyarakat Jawa, sementara patung2 di
Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha,
sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang
menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting.
Dalam literatur Bani Israel dan Barat, bangsa Yahudi dikenal sebagai
bangsa tukang dan berambut keriting, tetapi faktanya justru Suku
Jawa yang menjadi bangsa tukang dan berambut keriting
( perhatikan patung Nabi Sulaiman di Candi Borobudur ). Hasil riset
tsb juga menyimpulkan bahwa "SUKU JAWA" disebut juga sebagai
"BANI LUKMAN" karena menurut karakternya suku tsb sesuai
dengan ajaran2 LUKMANUL HAKIM sebagaimana tertera dalam
Alqur'an. Perlu diketahui bahwa satu2nya nabi yang termaktub
dalam Alqur'an, yang menggunakan nama depan SU hanya Nabi
Sulaiman dan negeri yang beliau wariskan ternyata diperintah oleh
keturunannya yang juga bernama depan SU dan meninggalkan
negeri bernama SLEMAN di Jawa Tengah. Nabi Sulaiman mewarisi
kerajaan dari Nabi Daud yang dikatakan didalam Alqur'an dijadikan
Khalifah di Bumi ( menjadi Penguasa Dunia dengan Benua Atlantis
sebagai Pusat Peradabannya), Nabi Daud juga dikatakan raja yang
mampu menaklukkan besi (membuat senjata dan gamelan dengan
tangan, beliau juga bersuara merdu) dan juga menaklukkan gunung
hingga dikenal sebagai Raja Gunung. Di Nusantara ini yang dikenal
sebagai Raja Gunung adalah "SYAILENDRA" , menurut Dr. Daoed
Yoesoef nama Syailendra berasal dari kata saila dan indra, saila = raja
dan indra = gunung. Sudah menjadi keniscayaan sejarah, bahwa
kemenangan Islam tahap pertama waktu "FUTTUL MAKKAH"
dimana Nabi Besar Muhammad SAW. bersama orang2 beriman
dengan konsisten melaksanakan perintah shalat sebagai kunci
kemenangan dengan kondisi susah air, lalu Allah memberinya
"SUMUR ZAM ZAM" yang penuh berkah, maka "FUTTUL MAKKAH
KEDUA" akan terjadi melalui Indonesia, negeri yang penuh berkah
dengan persediaan air tak terbatas ( zam zam di luar Makkah ). Dari
Indonesialah pada suatu masa nanti akan bersatu sebuah kekuatan
besar yang diinspirasi dari kekuatan spiritual Ibrahim, Daud,
Sulaiman dan Muhammad SAW yang akan memenangkan Islam
atas Zionis Israel dan para pendukungnya.
yang telah menyelenggarakan Ekspedisi Menjelajah Negeri Para Nabi,
situs Nabi Daud dan Sulaiman di Jawa Tengah, situs Nabi Nuh di
Jawa Timur dimana di daerah ini terdapat kembaran Gunung Ararat
di Turki yaitu gunung tempat berlabuhnya perahu Nabi Nuh, fosil
perahu ini setelah diteliti archeolog Belanda menyimpulkan bahwa
perahu tsb terbuat dari kayu jati berkapur, kayu ini hanya ada di
Jawa. Setelah fosil kayu ini umurnya diukur melalui tehnik Isotop
C14, ternyata Nabi Nuh hidup setelah zaman Nabi Ibrahim dan
tempat tinggalnya di Tanah Jawa, tentu fakta ini perlu diteliti lebih
lanjut. Disamping itu ada fakta lain tentang situs Nabi Daud dan
Sulaiman di Yerusalem sebagaimana dimuat Majalah Times edisi 1
Februrari 2010, yang memuat pernyataan Ravael Grinberg, seorang
dosen di Universitas Tel Aviv. Ia mengatakan, “Secara teori,
seharusnya Anda sudah mendapatkan sesuatu hanya setelah
melakukan penggalian selama enam minggu. Tapi nyatanya setelah
dilakukan penggalian tanpa henti selama dua tahun, tidak ada hasil
apapun yang memuaskan.” Times menyebutkan, dalam empat
tahun terakhir, berbagai organisasi Yahudi ekstrim sudah
mengepung kota Jerussalem untuk melakukan penggalian bawah
tanah di sekitar dan bawah Masjid Al Aqsha. Termasuk Organisasi
Eilad, yang juga focus bekerja untuk mendirikan pemukiman
imigran yahudi di Jerusalem. Selain itu, juga lembaga Eir David yang
focus melakukan penggalian di Silwan. Menurut Profesor Finskltain
asar Israel, yang juga ilmuwan sejarah di Universitas Tel Aviv,
“Mereka yang melakukan penggalian bawah tanah di Jerussalem
mencampur adukkan antara agama dengan ilmu pengetahuan. Eilad
meyakini dogma agama bahwa ada peninggalan sejarah Daud di
sana, tapi sampai sekarang tak pernah ditemukan.” Selain itu,
Profesor Yone Mazarahe, juga pakar arkeologi Israel mengatakan,
“Eilad tidak menempukan apapun dari penggalian. Bahkan sekedar
plang tulisan Selamat Datang di Istana Daud, juga tidak ditemukan.
Mereka hanya mendasarkan keyakinan pada teks teks yang dianggap
suci oleh mereka sebagai panduan penggalian.” Dari fakta2 ini, bisa
ditarik kesimpulan bahwa Bani Jawi (suku2 di Nusantara) ini adalah
Bani Israel yang tetap beriman kepada Nabi Musa dan mendiami
tanah yang dijanjikan (THE PROMISED LAND) yaitu Benua Atlantis
yang sekarang disebut Indonesia, sedang Bani Israel yang
berdiaspora ke seluruh dunia adalah mereka yang dikutuk oleh Allah
karena mendustakan Nabi Musa AS. Adapun Bani Israel yang
sekarang menjajah Palestina sebenarnya Yahudi jadi2an, maksudnya
Bani Israel dari suku ke 13 yaitu SUKU KAZAR, hasil kawin campur
Bani Israel yang berdiaspora dengan penduduk lokal dan saat ini
posisinya mayoritas. Klaim atas Yerusalem sebenarnya sebuah
kekeliruan yang disengaja, padahal Yerusalem, Temple of Solomon
dan Taabut yang mereka cari selama ribuan tahun berada di Tanah
Jawa yaitu CANDI BOROBUDUR DAN NEGRI SLEMAN di Yogyakarta.
Dalam Alqur’an “taabut” artinya “kode rahasia kerajaan” yang
disimpan oleh Nabi Daud, saat ini “taabut” tsb sedang dibuka
rahasianya melalui candi2 yang dibangun sejak zaman Nabi
Sulaiman khususnya “Candi Borobudur”, perlu diingat sebenarnya
kata “CANDI” berasal dari kata “SANDI” artinya “KODE RAHASIA”,
dengan demikian rahasia jejak para nabi akan segera terkuak setelah
ayat Allah berupa tulisan bergambar yang ada pada candi2 di Negeri
Sleman di “puzzle”kan dengan ayat2 Allah dalam Alqur’an. Sebagian
besar ummat Islam saat ini terkecoh oleh keyakinan bahwa ”
Palestina” adalah negeri yang diberkahi dan Yerusalem adalah kota
suci Islam ketiga setelah Makkah dan Madinah, hal ini karena ummat
Islam banyak terpengaruh hadits2 Israeliyat khususnya tentang Isra’
Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Perlu ekstra hati2 dlm mengutip hadits
tentang Isra’ Mi’raj karena sebagian besar hadits palsu dan dibuat
oleh kaum munafik dari kalangan Bani Israel, para ahli hadits
menyebutnya sebagai HADITS ISRAILIYAT. Karena hadits2 inilah
ummat Islam di luar Palestina terseret dalam permusuhan dengan
Israel dan menjadikan Yerusalem sebagai kota suci ketiga ummat
Islam, padahal waktu kanjeng Nabi Isra’ Mi’raj apa yang disebut
Masjidil Aqsa sebenarnya adalah Gereja, waktu itu Yerusalem masih
dikuasai Roma. Kalo waktu itu dikatakan Nabi menjadi imam shalat
berjamaah dengan para Nabi, pertanyaannya shalat apakah
gerangan ? Sementara dalam hadits2 Israiliyat tsb dikatakan Isra’
Mi’raj dalam rangka menjemput perintah shalat 5 waktu sebagai
hasil transaksi antara Nabi dengan Allah SWT dengan Nabi Musa
sebagai konsultannya, pertanyaan berikutnya adalah mengapa harus
Nabi Musa yang menjadi rujukan Nabi Muhammad ? Inilah
cerdasnya Bani Israel yang telah berhasil menusuk jantung aqidah
ummat Islam melalui hadits2 palsunya hingga ummat Islam
terpecah belah, energi terkuras habis hanya untuk memikirkan
Masjidil Aqsa, sementara Bani Israel karena ketekunannya telah
berhasil menguasai dunia melalui infiltrasi kesegenap lini kehidupan.
Saat ini fokus mereka adalah Indonesia khususnya Tanah Jawa,
mengapa Jawa ? Dalam Alqur’an dikatakan bahwa “ULAMA2
(ILMUWAN) BANI ISRAEL” mengenal Alqur’an sebagaimana mereka
mengenal anak2nya sendiri, tentu saat ini sebenarnya banyak
ilmuwan Bani Israel yang mengetahui fakta2 yang ditunjukkan oleh
Alqur'an, salah satunya adalah tentang Nabi Daud dan
Sulaiman.Cobalah kita mengambil ibrah dari kemampuan Nabi Daud
As dalam teknologi peleburan besi dan manajemen pengelolaan
gunung yang diwariskan di Tanah Jawa ( Atlantis ) banyak
meninggalkan bangunan2 misteri semisal Candi Borobudur,
Piramida2 Mesir dan Piramida Aztek. Dalam peradaban ini para
pendirinya adalah 3 sosok yang luar biasa yaitu Nabi Daud AS, Nabi
Sulaiman AS dan Ratu Bilqis yang masing2 diberi kelebihan oleh
Allah SWT. Sampai saat ini negeri kita adalah satu2nya negeri yang
paling banyak diwarisi gunung berapi dan deposit besi titanium tak
terbatas, yang tersebar di sepanjang pantai selatan Pulau Jawa. Besi
titanium ini sejak zaman Nabi Daud sampai sekarang digunakan
sebagai bahan baku pembuatan senjata khususnya KERIS, besi
titanium ini juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan
PESAWAT RUANG ANGKASA, dan saat ini disekitar Candi Borobudur
sedang dipersiapkan berdirinya Perguruan Tinggi Nuklir yang akan
mempersiapkan desain dan pembuatan PESAWAT PIRING TERBANG
oleh Tim SSQ, hanya dengan menguasai teknologi pesawat piring
terbang, ummat Islam bakal mampu mengalahkan Zionis Israel dan
para pendukungnya yang cenderung semakin destruktif di muka
Bumi, Yahudi memang hanya bisa dikalahkan oleh Yahudi beriman
karena memang kecerdasan dan ilmunya juga sepadan. Tapi aneh
bin ajaib, sekarang ini banyak perusahaan2 skala dunia yang secara
tersembunyi berafiliasi dengan Israel berlomba-lomba mengajukan
ijin untuk mendirikan pabrik peleburan besi titanium di pantai selatan
Jawa, sementara perusahaan2 besar lainnya yang sebagian besar
juga milik orang Yahudi, baik Yahudi Eropa maupun Amerika sudah
malang melintang menguasai hajat hidup bangsa Indonesia,
sepertinya mereka akan mengembalikan penjajahan ala VOC tempo
dulu (VOC adalah perusahaan milik Yahudi Belanda yang berhasil
menjajah Indonesia).
Sahabat, kepada anda saya ingin menyampaikan fakta baru tentang
relief "CANDI CETHO" di Karang Anyar dan "CANDI PENATARAN" di
Jawa Timur. Pada kedua candi ini terdapat relief2 yang
menggambarkan seorang raja (Jawa/Nusantara) yang dihormati
oleh suku / relief / patung mirip Suku Maya, Sumeria, Aztec, bahkan
figur Yahudi dll, pertanyaannya adalah fenomena apakah ini ? Selama
ini sejarah negeri kita dibuatkan oleh para "ILMUWAN BARAT
( ULAMA BANI ISRAEL )" dan sebagian besar bangsa kita mengamini
tanpa reserve, karya2 mereka menjadi buku wajib bagi sekolah2 kita,
secara tidak sadar generasi kita mengalami cuci otak dalam waktu yg
relatif lama, tugas kita sekarang adalah merekonstruksi kembali
sejarah masa lampau Nusantara ini berdasarkan Alqur'an dengan
cara mem-pazl-kannya dengan peninggalan2 nenek moyang kita
khususnya candi2 di Tanah Jawa dimana istilah candi ini dalam
Alqur'an disebut "MIHRAB". Kalo anda baca kisah "SYAILENDRA" di
Museum "TROWULAN" Mojokerto dimana dikisahkan bahwa di
Tanah Jawa ada raja bernama Syailendra yg mampu menaklukkan
gunung dan sanggup memutarnya saat melawan seorang
"RAKSASA". Dalam sejarah Islam sendiri, kita mengenal Nabi Daud
adalah satu-satunya nabi yang memiliki mu’jizat sanggup
menaklukkan gunung, bahkan Alqur'an menyatakan gunung diputar
untuk Nabi Daud a.s. dan dalam kisahpun Nabi Daud a.s. pernah
mengalahkan seorang raksasa bernama "JALUT", dialah ayah dari
Nabi Sulaiman a.s. Daoed Joesoef (mantan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan) dalam bukunya “BOROBUDUR” pada halaman 43,
menjelaskan makna dari kata Sailendra berasal dari kata "SAILA
INDRA" yang artinya Raja Gunung atau dari beberapa sumber,
makna Sailendra inipun berasal dari kata "SALIN INDRA" yang artinya
bisa menguasai/berganti-ganti alam, yaitu alam manusia , alam jin/
setan dll dan alam binatang. Satu-satunya Nabi yang menguasai
alam-alam ini, sehingga mampu berkomunikasi bahkan
menguasainya adalah Nabi Sulaiman a.s. : “Dan Sulaiman telah
mewarisi Daud dan dia berkata; ‘Hai manusia, kami telah diberi
pengertian tentang bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu.
Sesungguhnya semua itu benar-benar suatu karunia yang nyata”
Jadi sebenarnya relief pada Candi Ceto dan Candi Penataran adalah
informasi tentang "KEKHALIFAHAN NUSANTARA" yang menjadi
“SUPER POWER DUNIA” dibawah kepemimpinan Nabi Daud ,
kemudian diwariskan kepada Nabi Sulaiman bersama-sama Ratu
Bilqis, adapun perkiraan peta imajinatifnya dan sebaran etniknya
adalah sbb : Dalam "PETA BUMI ITU ALQUR'AN", ternyata ayat2
Alqur'an dapat di-pazl-kan dengan ayat2 bergambar di Bumi, salah
satu ayat bergambar adalah "CANDI BOROBUDUR" dimana pada
relief lantai 3 candi tsb terdapat kisah tentang Nabi Daud, Nabi
Sulaiman, burung Hud Hud dan Taabut Perjanjian, sedang Komplek
Candi Prambanan dan Komplek Istana "RATU BOKO" merupakan
ayat bergambar yg bercerita tentang "KISAH RATU BILQIS DAN
NABI SULAIMAN". Di Yogyakarta ada negeri bernama "SLEMAN" yg
sejatinya adalah "NEGERI SULAIMAN" dengan "TEMPLE OF
SOLOMON"-nya yaitu "CANDI BOROBUDUR", Negeri Sleman ini
dalam bahasa Ibraninya "YERUSALEM" dimana dlm teks2 Yahudi
disebut Israel Selatan yg diperuntukkan bagi "SUKU YEHUDZA DAN
BENYAMIN", suku ini dikenal sebagai "KAUM PERTUKANGAN",
berambut keriting, dipimpin oleh Nabi Daud dan Nabi Sulaiman,
sedang Israel Utara disebut juga dengan "NEGERI SAMARIA",
diperuntukkan bagi 10 Suku Bani Israel yg lain dimana di Negeri
Samaria ini terdapat sebuah gunung bernama "GUNUNG MORIAH"
yg lebih dikenal dengan sebutan "BUKIT ZION". Dalam mitologi
tentang "NEGERI SEMARANG" disebutkan bahwa nama semarang
diambilkan dari nama "BETHARA SEMAR" alias "BETHARA SAMARA",
apabila dikaitkan dengan pembagian wilayah atas Kerajaan Sulaiman
di atas, maka sejatinya "NEGERI SEMARANG" adalah "NEGERI
SAMARIA" dan "GUNUNG MURIA" sebenarnya adalah "GUNUNG
MORIAH" atau "BUKIT ZION" yg dijadikan simbol perjuangan "KAUM
ZIONIS ISRAEL", wilayahnya terbentang sampai Borneo Utara
( apakah sebuah kebetulan Pulau "KALIMANTAN" juga disebut
"PULAU SEMAR" ?), Laut Cina Selatan ketika masih berupa daratan
hingga Indo China, Malaysia, Sumatra, Sulawesi hingga Papua.
Ketika terjadi banjir besar di "BENUA NUSANTARA" dan
menenggelamkan sebagian besar wilayah "SAMARIA", maka jadilah
apa yg disebut dalam teks-teks Yahudi sebagai "10 SUKU BANI
ISRAEL YANG HILANG", dan dalam kurun waktu ribuan tahun jadilah
"YEHUDZA/JEWS" menjadi "SUKU JAWA", "SUKU SIMEON" menjadi
"SUKU BATAK", dan suku2 lain yg terindikasi sebagai 10 suku Israel
yg hilang antara lain "SUKU JEPANG ASLI", "SUKU PATHAN
AFGHANISTAN", "SUKU KASHMIR", "SUKU MANASYE MYANMAR",
"SUKU KOCHIN INDIA", dan "SUKU CHIANG CHINA". Dari uraian di
atas, maka wajarlah apabila Rasulullah pernah bersabda : Tuntutlah
ilmu walau ke "NEGERI SYAIN", pertanyaannya adalah dimanakah
Negeri Syain itu ? Selama ini ummat Islam menyebut Negeri Syain
adalah Negeri Cina, padahal sebenarnya adalah "NEGERI
SYAILENDRA" yang jauh lebih maju dibandingkan Negeri Cina yg
saat itu masih dilanda peperangan antar dinasti.

Back to posts
Comments:
[2017-08-02 17:27] kandia:

bijaksanalah jadi orang jawa. Biarkan perbedan sebagai keindahan. Jgn mudah emosi. Ok gan! Terus berkarya..!

[2017-08-02 17:19] kandia:

Sejarah kita banyak yg terpendam saya suka pada orang yg berani berekplorasi benar atau salah jgn jadi masalah. Kita orang jawa orang yg memegang nilai budi pekerti luhur. Sikapi yg bijaksana dr segala perbedaan.

[2017-06-30 03:10] Kzm:

Raja syailendra dan nabi daud ko bisa sama sejarahnya ya,,tp namanya berbeda,,hanya allah tuhan alam semesta yg maha mengetahui..!

[2017-06-26 06:37] jawa goblok:

kalo gw bilang ini bohongan,lu bisa menyangkal nya dengan cara apa?

[2017-06-07 05:54] suloyo:

wes gak usah eyel-eyelan diwoco ae iku zo mikire angel meskipun meragukan piss podo wong indonesiane

[2017-06-03 09:16] Meonk:

Ooo...hhh.bsa jg benar bsa jg salah.podo gak erone ojo eyel2an.dilihat dr sikap watak kok mirip wong israel wae....senang ribut dgn sesama...jgn2...ha..kembarannya israel.

[2017-04-30 14:44] sulaiman sutisna:

Suku jawa berasal dari Yahudi,Indonesia negeri Saba adalah tanah yg dijanjikan untuk bangsa israei, suku yg sekarang menbjajah palestina adalah suku jadijadian dari bani israel yg berdiaspora dan melakukan kawin kimpoi dg penduduk tempatan, itu bisa jadi bener

[2017-04-15 22:08] Erope:

Artikelnya ngaco' dan
ngarang aja ni. Ngga' ada bukti sahih. Jowo terus, kalian pikir di indo itu cuman jowo yg punya budaya, suku-suku lain juga ada budayanya yg jauh lebih tinggi peradabannya dari jowo itu.

[2017-02-24 16:37] yogoz:

sesuatu yg trsmbuyi mulai tersirat nyta,kenali diri ..maka kan kenal illahi mu.....

[2017-01-16 19:58] CLANDESTINE:

teori yg aneh,titik...

[2017-01-03 10:47] Tapak Siring:

Terrrllaalyu..

[2016-12-28 23:44] John Smith:

Negeri Syailendra dikatakan lebih maju dari negeri Cina... coba jawab kapan2 negeri Syailendra menemukan mesiu? Mesiu dikenalkan oleh orang Cina kepada orang Arab, dan kemudian oleh orang Arab dikenalkan ke Eropa. Baca tuh biar nyambung supaya tobat dari buat2 dan nyebarin teori orang sinting!

[2016-12-28 23:40] John Smith:

Ini lagi pakai bawa2 Atlantis, jelas asli teori orang goblok. Atlantis itu cuma cerita rekaan Plato agar pelajaran politik yang disampaikannya tidak membosankan. Baca karya Plato yang berjudul Republic, baru ngeh. Dasar dungu!

[2016-12-28 23:38] John Smith:

Nabi Sulaiman itu sekitar 900thn SM, sedangkan Borobudur baru dibangun sekitar 9-10 Masehi. Dasar teori buatan orang gila dan goblok!

[2016-12-28 23:33] John Smith:

Teori fitnah dan dungu. Lancang kalian wahai pembuat dan penyebar teori ini.. kalian akan mempertanggungjawabkan semua di hadapan Allah SWT.
Sudah jelas sebelum Islam datang ke Indonesia, orang Jawa itu menganut agama musyrik yaitu Hindu, Buddha, animisme, dinamisme dll. Bani Israel adalah keturunan Yakub bin Ishaq bin Ibrahim. Sepupu Ibrahim adalah Luth, yang berdakwah kepada penduduk Sodom dan Gomorah. Kalian mau jawab dimana Sodom dan Gomorah ini, di Kediri? Singasari? Majapahit? GOBLOK! Semua kerajaan itu ada ratusan tahun setelah Isa bin Maryam (Jesus). Gunakan otak kalian wahai para dungu!

[2016-12-18 19:59] BUDI rAHMANTO:

jadi ikut mengakui Yesus sebagai Tuhan..dadi wong kristen ah...

[2016-12-18 19:56] BUDI rAHMANTO:

Bangsa jawa keturunan Yahudi..ayo ramai ramai ikut agama Krsiten..!!!gbu

[2016-12-13 17:36] EDI PURWANTO:

Maha besar ALLOH Dialah yang maha mengetahui semoga penelitian ini terus berlanjut dan dengan petunjukNYA kebenaran terlihat Nyata AMIIN

[2016-11-28 22:19] yyu:

jauh cokk, muka orang jawa sama bani israel. ngarang aja lu

[2016-11-26 07:50] Hamba Allah:

Jika dilihat secara Rangkum, ini kenyataan, Berarti kita harus berfikir sebagai manusia.. Inilah kebesaran Allah yang bukan secara kebetulan.. Semua pasti ada maksud tertentu, kalu memang Pada zaman nya, Yahudi itu Adalah bangsa JAWA.. Kebana jawa tidak berbahasa sedemikian rupa nya bani israel pada zaman nabi MUSA AS... Ini sebuah teka teki , tolong saran dan masukan saya ,agar di perdalam lagi kenapa ada perubahan bahasa dalam MASA ?
Agar kita bisa lebih mentolelir kisah sejarah para nabi, yang dikisah kan sedemikian rupa dalam bahasa kita, bahasa indonesia, sepert Brahma dan dewei saraswati,?

jika ini dikisah kan pada zaman Bani israel, lalu kenapa Berada pada zaman suku bangsa jawa, Yang berada di indonesia, sebab kalo di lihat dalam tahapan tahapan kisah, Wonosobo adalah, wana saba, negri saba ,atau hutan saba, nah dari penjelasan ini, masing masing nama, seperti yang di atas, dan negri sleman, perkiraan siapa yang memberi nama? Pada berapa masehi, dan yang bisa menjadikan kisah suku bangsa jawa adalah bani ISRAEL ?

sekiranya memang betul, Kejawen, adalah ilmu akhlaq, pada zaman itu, lalu kenapa ketika disempurnakan oleh baginda nabi Muhammad SAW mereka tetap berpegang teguh Allah itu 1 tapi tidak melaksanakan Shalat?

Sedangkan islam agama penyempurna dari agama agama sebelum nya,

terus terpecah nya 17000 pulau sebab terkena banjir besar itu, pada zaman apa, dan berapa tahun masehi masa kekhalifahan apa,

Mohon penjelasan nya agar kita tidak bingung dengan kebesaran Allah ini


Post a comment